Tampilkan postingan dengan label Knowledge. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Knowledge. Tampilkan semua postingan

APLIKASI UJIAN DAN NILAI ONLINE SMA NEGERI 2 NGANJUK BERBASIS WEB


SMA Negeri 2 Nganjuk merupakan salah satu sekolah menengah atas favorit yang ada di kabupaten Nganjuk provinsi Jawa Timur yang sudah mempunyai sistem informasi online yang dapat diakses oleh siswa itu sendiri, guru, staf alumni maupun masyarakat yang ingin mendapatkan informasi yang lebih dari SMA Negeri 2 Nganjuk, misal tentang prestasi SMA Negeri 2 Nganjuk yang telah diraih dalam periode waktu tertentu.

Dengan melihat kemajuan teknologi dan memanfaatkan media website online SMA Negeri 2 Nganjuk, proyek akhir yang berjudul Aplikasi Ujian dan Nilai Online SMA Negeri 2 Nganjuk Berbasis Web ini dilakukan untuk mempermudah guru dalam melakukan tugasnya dalam mengevaluasi siswanya melalui ulangan harian dan menyajikan nilainya secara online dan lengkap dengan komponen-komponen nilainya.

Aplikasi ini sendiri nantinya akan dibangun menggunakan PHP sebagai scripting untuk aplikasi web, dan MySQL sebagai databasenya. Selain itu juga aplikasi ini akan menggunakan Macromedia Dreamweaver sebagai editor penulisan program. Untuk web servernya akan digunakan Apache Server.

Kata Kunci : SMA Negeri 2 Nganjuk, Online, Web


Abstract

SMA Negeri 2 Nganjuk is one of favorite high schools in Nganjuk,a region in the province of East Java, which have already had accessable online information system for their students, teachers and staff, alumni, and other people who want to get further information about SMA Negeri 2 Nganjuk, e.g. its performances or achievements in certain periode of time.

By seeing the progress of technology dan using the website of SMA Negeri 2 Nganjuk, this final project,entitled "Web-Based Online Examination and Scoring Application for SMA Negeri 2 Nganjuk", is made to help teachers in evaluating their students through daily quizes and presenting the scores online along with the scores components.

The application itself will be built using PHP as the web application scripting, and MySQL as the database system. Moreover, Macromedia Flash and Dreamweaver will be used as programming editors. Apache Server will be the web server.

Keywords : SMA Negeri 2 Nganjuk, online, web
»»  READMORE...

ANCAMAN JEPANG CHERNOBYL II


Mungkin ini ga ada hubungannya dengan Korea ya popoders tapi sekedar mau kasih info aja untuk kalian semua!

Dan denger2 juga katanya kalau hal ini benar2 kejadian efeknya juga sampai ke Korea! Langsung baca aja yuks:

Berita Terkini.us,- Mantan Kepala Komisi Regulator Nuklir AS, Peter Bradford, mengatakan bahwa jika upaya pendinginan reaktor gagal, maka situasi di Fukushima menjadi mirip seperti di Chernobyl, Ukraina.Operator reaktor nuklir di Fukushima, Jepang, dalam masalah besar. Fasilitas pendingin reaktor tidak bekerja. Sejumlah ahli nuklir AS mulai khawatir akan datang bencana besar seperti ledakan nuklir di Chernobyl, Ukraina.

Dia menjelaskan dua kecelakaan nuklir terburuk dalam sejarah terjadi pada bencana Chernobyl pada tahun 1986 dan ledakan reaktor Three Mile Island di AS pada tahun 1979.

Ahli lain mengatakan bahwa kecelakaan nuklir di Jepang akan menjadi satu dari tiga bencana terburuk dalam sejarah. “Jika terus berlanjut, jika mereka tidak berhasil mengatasi masalah ini, kita baru saja meninggalkan krisis sebagian dan menuju krisis penuh. Ini menjadi bencana yang sempurna,” ujar seorang ahli nuklir, Yusuf Cirincione, dalam sebuah wawancara dengan CNN.


Ia menuturkan, lepasnya cesium radioaktif di atmosfer mengindikasikan bahwa krisis parsial yang serius sedang berlangsung. “Operator tahu bahwa batang bahan bakar telah terpapar, bahwa tingkat air telah turun di bawah batang bahan bakar dan batang bahan bakar mulai terbakar, melepaskan cesium,” keluhnya.

Badan keselamatan nuklir Jepang juga meletakkan kecelakaan nuklir di Fukushima pada tingkat empat pada skala internasional 0-7. Mereka meyakini imbas dari ledakan di Fukushima hanya menimbulkan pengaruh lokal dan tidak meluas. Pemerintah Jepang telah mengumumkan melebarnya daerah radiasi dari 10 km menjadi 20 km. 4 Karyawan PLTN Fukushima diketahui terluka akibat ledakan di reaktor nomor 1, kemarin.

140 ribu warga Fukushima, Jepang, dievakuasi seiring dengan ledakan dari reaktor nuklir Fukushima yang mengalami kebocoran kecil akibat gempa dan tsunami di negara itu. Radius daerah yang terkena radiasi juga melebar hingga 20 km.

=====

Liputan6.com, Tokyo: Perusahaan Pembangkit Listrik Tokyo telah melaporkan kepada pemerintah Jepang bahwa situasi di pembangkit listrik tenaga nuklir di Prefektur Fukushima dalam situasi darurat. Demikian berita yang dilansir situs NHK, Minggu(13/3).

Pada Minggu pagi, pihak perusahaan mengatakan tingkat radiasi di area perbatasan senyawa pembangkit listrik tenaga nuklir unit satu Fukushima telah melebihi standar pemerintah. Laporan itu dibuat berdasarkan pada hukum khusus negara pada tindakan terhadap bencana nuklir.

Mereka sudah bekerja untuk melampiaskan udara di kontainer dari reaktor di pabrik yang dilakukan pada Sabtu sore dan minggu pagi. Langkah itu diambil untuk melepaskan tekanan dalam kontainer setelah sistem pendinginan reaktor dinyatakan gagal.

Perusahaan listrik itu juga mengatakan prosedur mungkin telah menyebabkan level radiasi hingga ke level yang lebih tinggi. Saat ini mereka masih menyelidiki penyebabnya.


Selain itu, pihak perusahaan mengatakan tingkat radiasi di dekat gerbang depan pabrik secara bertahap turun setelah naik menjadi 1.015 micro sievert (uSv) per jamnya pada Sabtu petang. Namun tingkatnya kembali naik menjadi 882 uSv pada minggu pagi. Berdasarkan hukum, jika tingkat radiasi di atas 500 uSv, hal ini harus segera dilaporkan kepada pemerintah.(JAY/ANS)

====

BAHAYA RADIAKSI NUKLIR

Berita Terkini.us,- Kebocoran reaktor nuklir terburuk dalam sejarah terjadi di Chernobyl, Ukraina pada April 1986. Bencana di Jepang memicu kekhawatiran akan adanya kebocoran reaktor nuklir seperti yang terjadi di Chernobyl tahun 1986. Dampak radiasi bermacam-macam, ada yang bisa dirasakan seketika dan ada yang baru muncul dalam jangka panjang.Selain memicu evakuasi ribuan warga di sekitar lokasi kejadian, dampak kesehatan masih dirasakan para korban hingga bertahun-tahun kemudian misalnya kanker, gangguan kardiovaskular dan bahkan kematian.

Secara alami, tubuh manusia memiliki mekanisme untuk melindungi diri dari kerusakan sel akibat radiasi maupun pejanan zat kimia berbahaya lainnya. Namun seperti dikutip dari Foxnews, Minggu (13/3/2011), radiasi pada tingkatan tertentu tidak bisa ditoleransi oleh tubuh dengan mekanisme tersebut.

Editor kesehatan dari Foxnews Health, Dr Manny Alvarez mengatakan ada 3 faktor yang mempengaruhi dampak radiasi nuklir. Ketiganya meliputi total radiasi yang dipejankan, seberapa dekat dengan sumber radiasi dan yang terakhir adalah seberapa lama korban terpejan oleh radiasi.

Ketiga faktor tersebut akan menentukan dampak apa yang akan dirasakan para korban. Radiasi yang tinggi bisa langsung memicu dampak sesaat yang langsung bisa diketahui, sementara radiasi yang tidak disadari bisa memicu dampak jangka panjang yang biasanya malah lebih berbahaya.

Dampak sesaat atau jangka pendek akibat radiasi tinggi di sekitar reaktor nuklir antara lain sebagai berikut.

1. Mual muntah
2. Diare
3. Sakit kepala
4. Demam.

Sementara itu, dampak yang baru muncul setelah terpapar radiasi nuklir selama beberapa hari di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Pusing, mata berkunang-kunang
2. Disorientasi atau bingung menentukan arah
3. Lemah, letih dan tampak lesu
4. Kerontokan rambut dan kebotakan
5. Muntah darah atau berak darah
6. Tekanan darah rendah
7. Luka susah sembuh.

Dampak kronis alias jangka panjang dari radiasi nuklir umumnya justru dipicu oleh tingkat radiasi yang rendah sehingga tidak disadari dan tidak diantisipasi hingga bertahun-tahun. Beberapa dampak mematikan akibat paparan radiasi nuklir jangka panjang antara lain sebagai berikut.

1. Kanker
2. Penuaan dini
3. Gangguan sistem saraf dan reproduksi
4. Mutasi genetik.
»»  READMORE...

KECELAKAAN NUKLIR UKRAINA-CHERNOBYL


Tsunami Jepang menyisakan sejuta kesedihan dan kepedihan bukan hanya bagi warga Jepang tetapi bagi seluruh warga dari berbagai belahan dunia turut berduka yang menimpa negeri samurai ini. Berbagai dampak akibat tsunami ini bermunculan seperti yang diberitakn oleh media, mulai jaringan telekomunikasi terputus, terputusnya aliran arus listrik, dan yang terbaru adalah bocornya reaktor nuklir di PLTN Fukushima. Kejadian ini mengingatkan kita pada 25 tahun silam yang terjadi di Chernobyl – Ukraina.

26 April 1986, pukul 01.23 terjadi ledakan pada Unit 4 PLTN Chernobyl. Trauma Hiroshima dan Nagasaki belum hilang dari ingatan orang, muncul kembali peristiwa Chernobyl yang termasuk kecelakaan terbesar pada PLTN selama kurang lebih 60 tahun. Berbagai media cetak dan elektronik sejagat memberitakan tragedi itu secara beragam baik yang bersifat normatif, emosional, ataupun bombastis.


Akibat trauma berkepanjangan yang melanda warga ukraina menjadikan setiap tanggal 26 April pukul 01.23 lonceng berdentang-dentang di Ukraina. Walaupun malam telah larut dan udara dingin, namun warga tetap terjaga. Mereka meletakkan bunga dan lilin di monumen korban bencana Chernobyl. Upacara yang sama digelar di Slavutych, Rusia, kota yang didirikan untuk menampung para pekerja Reaktor Chernobyl. Upacara juga diperingati di negara tetangga Ukraina, yaitu Belarus, yang ikut menderita akibat bencana Chernobyl.

Mudah-mudahan dampak dari kebocoran nuklir di Fukushima Jepang tidak separah yang terjadi di Chernobyl Ukraina 25 tahun silam.
»»  READMORE...

Korsel akan Kirim 52 Ton Boron untuk Stabilkan Reaktor Nuklir Jepang


Seoul - Korea Selatan (Korsel) akan mengirimkan 52,6 ton cadangan boronnya untuk menstabilkan reaktor nuklir Jepang yang lumpuh. Boron ini akan dicampur dengan air laut untuk membatasi kerusakan reaktor nuklir.

Pejabat Kementerian Ekonomi Korsel menyatakan akan mengirimkan 52,6 ton dari 310 ton cadangan boronnya, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (16/3/2011).

Pengiriman boron oleh Korsel ini merespon permintaan Jepang sebelumnya, yang meminta material utama ini untuk menghentikan reaksi fisi nuklir. Cadangan boron Jepang sendiri sebagian besar sudah terpakai untuk PLTN Fukushima yang bermasalah setelah gempa.

Boron digunakan sebagai material utama dalam batang reaktor untuk menghentikan atau memperlambat reaksi fisi pada reaktor nuklir. Jepang mencampurkan boron dengan air laut dalam reaktor saat keadaan darurat.

Menurut Wikipedia, boron adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki memiliki lambang B dan nomor atom 5. Boron tidak pernah ditemukan bebas dalam alam.

Selain meminta boron pada Korsel, Jepang juga berancang-ancang akan meminta bantuan langsung militer AS untuk mengatasi krisis nuklir ini.
»»  READMORE...

LAPAN: Tak Ada Bukti Sahih Keberadaan UFO



Misteri crop circle di Berbah, Sleman, DIY mulai terkuak. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menemukan bukti bahwa pola aneh di area persawahan itu adalah buatan manusia. Hasil yang diperoleh LAPAN bersesuaian dengan penelitian Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) yang tak menemukan bahan radioaktif di lokasi.

Salah satu bukti bahwa itu adalah buatan manusia bisa dilihat dari kualitas hasilnya. "Ini kita lihat sampai ada akar yang tercerabut. Kalau ini kita lihat tidak simetris. Malah dia acak," kata peneliti astronomi LAPAN, Nizam Ahmad.

Masyarakat diminta rasional, tak lantas menghubung-hubungkan fenomena yang dianggap aneh dengan kedatangan UFO (unidentified flying object). Dijelaskan Nizam, hingga saat ini tak ada bukti ilmiah adanya UFO.

"Selama ini hanya testimoni, yang di gembar-gemborkan. UFO yang katanya ada di Area 51, yang ditutupi oleh pemerintah Amerika Serikat. Ternyata, tidak ada bukti ilmiah atas itu."

Demikian juga dengan alien atau mahluk asing luar angkasa. Selama ini keberadaan makhluk yang selalu digembor-gemborkan itu juga tidak didukung bukti sahih.

Diceritakan Nizam, memang saat ini beberapa ilmuwan yang tergabung dalam SETI (Search for Extra-Terrestrial Intelligence) terus mencari tahu apakah ada kehidupan lain di luar Bumi. Caranya, dengan mendeteksi kemungkinan ada sinyal yang dipancarkan makhluk ekstraterresterial.

"Kalau mereka mengatakan sinyal ada, cuma apakah itu sinyal makhluk cerdas, yang lebih cerdas dari kita, itu sampai sekarang masih misteri," kata Nizam. Hingga saat ini, tegas dia, SETI belum menemukan jawaban pasti.

Sementara, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa Lapan Sri Kaloka meminta masyarakat hati-hati jika mendengar kata 'UFO'. "Itu bukan berarti seperti piring terbang seperti yang di dalam film, di dalamnya ada makhluk yang seperti alien, berbentuk kecil, kurus."

UFO atau dalam Bahasa Indonesia disebut benda terbang aneh (Beta) bisa berarti benda terbang tak biasa yang masih harus diselidiki kebenarannya.
"Saya sendiri belum pernah melihat UFO. Di literatur, tahun 1973 memang ada wisatawan asal Jepang di Bali, dia mengaku melihat lintasan mirip burung di depan Gunung Agung".
sumber: vivanews.com
»»  READMORE...

10 BENCANA BESAR AKIBAT GLOBAL WARMING

1. Gletser Menciut
Perubahan iklim yang terjadi akibat global warming akan menghancurkan ekosistem yang ada. Setelah sebagian mahkluk hidup di bumi musnah akibat bencana kekeringan, banjir , badai, atau ditenggelamkan air laut, mahkluk hidup yang tersisa bakal mengalami kesulitan untuk bertahan hidup. Penyebabnya adalah berkurangnya sumber air , udara bersih, bahan bakar , sumber energi , bahan makanan, obat-obatan yang dibutuhkan untuk survive.

2. Pulau Tenggelam
Indonesia , Amerika Serikat, dan Bangladesh adalah beberapa negara yang paling terancam tenggelam. Bahkan beberapa pulau di Indonesia sudah hilang tenggelam. Ini disebabkan mencairnya permukaan gletser di kutub yang membuat volume air laut meningkat drastis. Menyusutnya hutan bakau memperparah pasangnya air laut. Sekarang saja pasang air laut Pantai Kuta telah membanjiri beberapa lobi hotel disekitarnya. Pulau Jawa juga bernasib sama , sampai saat ini permukaan Teluk Jakarta sudah naik 0,8 cm. Dan kalau suhu bumi terus naik , tahun 2050 derah-daerah Jakarta dan Bekasi seperti Kosambi , Penjaringan , Cilincing , Muaragembong , dan Tarumajaya akan terendam.

3. Badai
Badai memang bisa terjadi karena kehendak alam. Tapi suhu air yang menghangat akibat global warming mendukung terjadinya badai yang jauh lebih kuat dan besar. Beberapa tahun belakangan ini , negara-negara di Eropa, Amerika, dan Karibia telah mengalami begitu banyak badai dibandingkan abad sebelumnya.


4. Gelombang Panas
Tahun 2003 lalu, Eropa diserang gelombang panas alias heat wave , yang menewaskan banyak orang. Mengejutkan ! Tapi bencana ini sudah diperkirakan ratusan tahun yang lalu , tepatnya tahun 1900 oleh para ilmuwan di masa itu . Gelombang panas memang pernah terjad beberapa kali di bumi , namun belakangan ini makin sering terjadi. Dan diperkirakan 40 tahun lagi frekwensinya akan meningkat 100 kali lipat.

 5. Kekeringan
Afrika, India, dan daerah-daerah kering lainnya bakal menderita kekeringan lebih parah ! Air akan makin sulit di dapat dan tanah tak bisa ditanami apa-apa lagi, hingga suplai makanan berkurang drastis. Ilmuwan memperkirakan hasil tani negara-negara Afrika akan menurun 50 % di tahun 2020 , dan tingkat kekeringan di dunia meningkat 66 % . Tak terbayang kalau kekeringan ini sampai terjadi di bumi ini.

6. Perang dan Konflik
Negara yang kekurangan air dan bahan pangan kemungkinan besar akan mengalami panik dan berubah jadi agresif. Lalu bukan tak mungkin mereka berusaha saling merebut lahan yang belum rusak.






7. Penyakit Merajalela
Malaria, demam berdarah , ebola , dan banyak penyakit yang dulu cuma di anggap sebagai penyakit negara tropis , bisa menyebar ke berbagai negara Eropa yang dikenal dingin. Penyebabnya apalagi kalau bukan banjir atau kekeringan yang mengundang banyak hewan pembawa penyakit bersarang disana!!!

8. Perekonomian Kacau
Ladang tani , perkebunan yang biasanya menghasilkan akan musnah ole banjir atau kekeringan. Penduduk akan di buat makin menderita karena stok bahan pangan dan kebutuhan pokok lainnya akan jauh berkurang dan harganya pasti akan melambung naik. Pemerintah juga membutuhkan biaya yang banyak untuk membangun kembali wilayah yang terkena bencana dan menanggulangi penyakit yang mewabah.


9. Ekosistem Hancur
Perubahan iklim yang terjadi akibat global warming akan menghancurkan ekosistem yang ada. Setelah sebagian mahkluk hidup di bumi musnah akibat bencana kekeringan, banjir , badai, atau ditenggelamkan air laut, mahkluk hidup yang tersisa bakal mengalami kesulitan untuk bertahan hidup. Penyebabnya adalah berkurangnya sumber air , udara bersih, bahan bakar , sumber energi , bahan makanan, obat-obatan yang dibutuhkan untuk survive.

10. Mahkluk Hidup Punah
Sebanyak 30 % mahkluk hidup yang ada sekarang bakal musnah tahun 2050 kalau temperatur bumi terus naik. Spesies yang punah ini kebanyakan yang habitatnya di tempat dingin . Hewan-hewan laut diperkirakan banyak yang tak bisa bertahan setelah suhu air laut jadi menghangat. Kalau tumbuhan dan hewan makin berkurang, jelas manusia akhirnya terancam karena kekurangan bahan makanan.
»»  READMORE...
 

Visitors

Followers

BLOG INI DILINDUNGI OLEH UUHC

myfreecopyright.com registered & protected